Yogyakarta – Sebagai perwujudan Pilar Keagamaan, Global Islamic School 3 Yogyakarta (GIS 3 Jogja) kerap menyelenggarakan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), tidak terkecuali Isra Mi’raj yang jatuh pada tanggal 16 Januari 2026.
Dua hari sebelum Isra Mi’raj, suasana di Playgroup-Kindergarten (PG-K) GIS 3 Jogja sudah terasa semarak. Diadakan berbagai internal competition untuk mengenang perjalanan suci Isra Mi’raj Nabi Muhammad saw., momen diterimanya perintah salat lima waktu yang bermakna.
Internal competition digelar selama dua hari, yaitu Rabu, 14 Januari 2026 dan Kamis, 15 Januari 2026. Pada dua hari tersebut, siswa-siswi PG-K bukan hanya berkompetisi, tetapi juga memaknai salah satu hari besar dalam agama Islam.

Setiap Tahap, Setiap Proses Bermakna
Perlombaan yang diadakan dibedakan sesuai level kelas para siswa. Lomba tepuk wudu dan hadis berbuat baik diselenggarakan untuk siswa Playgroup, hafalan doa dan surat untuk Kindy-1, serta gerakan dan bacaan salat untuk Kindy-2.
Dengan pembagian tersebut, siswa dapat mengikuti perlombaan yang sesuai dengan kapasitas dirinya sehingga setiap siswa bisa memiliki ruang untuk belajar, berani mencoba, dan menumbuhkan rasa percaya diri.
Dongeng, Tawa, dan Awal Perayaan Isra Mi’raj
Pagi itu, tidak seperti biasanya, bagian depan Aula JHS diberi dekorasi yang menarik dan lucu untuk menyambut 154 siswa-siswi dan guru PG-K. Pukul 08.00 WIB, rangkaian kegiatan peringatan Isra Mi’raj dan Internal Competition resmi dibuka.
Pada hari pertama, siswa diajak bersenang-senang dengan mendengarkan dongeng dari seorang pendongeng anak bernama Kak Awe. Boneka tangan dalam gendongannya membuatnya selalu berhasil menarik minat dan menghibur siswa, meloloskan tawa dari mulut-mulut mungil mereka.

Setelah menyimak dongeng dari Kak Awe, siswa diberi kuis ringan untuk mengasah pemahaman dan ingatan terhadap dongeng yang disampaikan. Suasana menjadi semakin seru dan hidup oleh antusiasme siswa dalam menjawab kuis.
Menjelang tengah hari, kegiatan PHBI hari pertama diakhiri. Langkah ringan membawa siswa ke luar sekolah dan pulang ke rumah masing-masing, bersiap menghadapi lomba yang akan dilaksanakan besok hari.
Melangkah Berani di Hari Kedua Perlombaan
Hari kedua barangkali terasa lebih mendebarkan dibandingkan hari pertama yang menyenangkan. Berbagai perlombaan akan dilaksanakan hari ini. Namun, keceriaan siswa tidak pudar, mereka tetap bersemangat mengikuti lomba.

Di kelas, siswa-siswi Playgroup melaksanakan lomba tepuk wudu dan hafalan hadis berbuat baik. Suara tepukan tangan dan lantunan hadis menggema di ruangan. Meski kadang terbata, siswa tidak menyerah menyelesaikan hafalannya.
Sementara itu, siswa Kindy-1 melakukan lomba hafalan surat dan doa harian di musala PG-K. Secara bergantian, siswa maju mengalunkan hafalan mereka. Beberapa siswa tampak malu-malu, tetapi keberanian mereka berhasil mengalahkan perasaan malu itu.
Siswa Kindy-2 berkompetisi dalam lomba gerakan dan bacaan salat. Mereka mempraktikkan gerakan salat bersama-sama, matanya terkadang melirik ke sana kemari, khas anak kecil. Namun, melalui kegiatan ini, pemahaman terhadap tata cara dan kekhusyukan dalam beribadah ditanamkan.

Membentuk Karakter Siswa Sejak Usia Dini
Kegiatan PHBI dan Internal Competition PG-K GIS 3 Jogja merupakan wadah untuk menumbuhkan nilai-nilai positif dalam diri siswa melalui cara yang hangat dan menyenangkan sejak usia dini. Siswa diharapkan semakin cinta terhadap Allah dan rasul, sabar, serta disiplin.
Jiwa sportivitas, kompetitif, tanggung jawab, dan percaya diri dipupuk lewat macam-macam perlombaan yang diikuti siswa. Nilai-nilai hidup ini, kelak, menjadi bekal bagi masa depan siswa sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang berbudi luhur. []
Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

