Opening Windows to the World: A Mobile Library Journey with PG-K GIS 3 Jogja

Potret keceriaan tiga orang siswa ketika sedang membaca buku

Yogyakarta – Sebuah mobil biru dengan tulisan Jaka Tingkir yang tertera di badannya terparkir di depan lobi Playgroup-Kindergarten Global Islamic School 3 Yogyakarta (PG-K GIS 3 Jogja). Di dalamnya, tampak banyak sekali buku berjajar rapi.

Rupanya, mobil biru itu adalah milik Dinas Perpustakaan Kabupaten Sleman. Kamis, 30 April 2026, mereka datang ke PG-K GIS 3 Jogja dalam rangka pelaksanaan program Perpustakaan Keliling. Di PG-K, program ini berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB.

Belajar dari Baris-Baris Cerita

Hari ini, ada empat kelas yang mendapat giliran untuk menjelajah dunia lewat buku, yaitu Kindy-1B, Kindy-1C, Kindy-1A, dan Kindy-2C. Setiap kelas diberi waktu sekitar 30 menit untuk menghabiskan waktu bersama buku-buku dari perpustakaan keliling.

Siswa tampak duduk rapi di depan lobi PG-K. Di hadapan mereka, ada mobil perpustakaan keliling Jaka Tingkir
Siswa tampak duduk rapi di depan lobi PG-K. Di hadapan mereka, ada mobil perpustakaan keliling Jaka Tingkir (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Sambutan hangat dari Ms. Fefin menjadi hal yang pertama yang menyapa siswa di depan lobi. Sapaan “Friends” yang beliau gunakan membuat kedekatan antara guru dan siswa kian terasa. Setelah itu, para siswa duduk rapi di undakan tangga sembari mendengarkan arahan dengan saksama. 

Pertama-tama, Ms. Fefin memperkenalkan “Jaka Tingkir”, si biru yang terlihat menonjol dan mencuri perhatian. Lewat cerita singkat yang hangat, siswa diajak merasa akrab sejak awal sekaligus memahami bagaimana layanan perpustakaan keliling itu hadir untuk mereka. 

Para siswa segera menyerbu buku-buku yang ada di dalam mobil sesaat setelah arahan selesai diberikan. Secara bergantian, mereka menaiki kursi kecil dan melongok ke dalam agar bisa melihat buku-buku lebih jelas. 

Dengan penuh semangat, siswa memilih dan mengambil buku yang tersedia di dalam mobil
Dengan penuh semangat, siswa memilih dan mengambil buku yang tersedia di dalam mobil (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Umumnya, perhatian mereka langsung tertuju pada buku-buku berwarna cerah dengan ilustrasi yang lucu. Melihat antusiasme itu, teachers sigap mendampingi, membantu setiap siswa menemukan dan mengambil buku yang paling menarik perhatian mereka.

Satu per satu siswa yang telah menggenggam sebuah buku masuk ke lobi. Kaki-kaki mungil itu melangkah ringan menuju spot yang paling nyaman bagi mereka. Beberapa siswa melompat-lompat kecil, menunjukkan antusiasme penuh untuk lekas mengintip ke dalam isi buku yang dibawanya.

Di lobi, siswa duduk berdampingan dan membuka buku pilihan masing-masing. Atensinya lantas tertuju pada ilustrasi yang menurut mereka paling unik dan lucu. Jari tangannya menunjuk-nunjuk, memamerkan temuan itu pada teman-teman di sekelilingnya. Kelakar dan celoteh terdengar saling bersahutan, mengomentari setiap temuan yang ditunjukkan.

Senyum ceria siswa putri terbit ketika sedang membaca buku pilihannya
Senyum ceria siswa putri terbit ketika sedang membaca buku pilihannya (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Dengan penuh kesabaran, teachers membantu siswa membaca dan memahami makna untaian kata dalam buku, memastikan ada ilmu baru yang dapat dikantongi siswa ketika buku itu ditutup dan dikembalikan nanti.

Buku pertama telah selesai dibaca, ilmu di dalamnya telah habis ditelan. Siswa pun mengembalikan buku tersebut dan mengambil yang lain. Mereka berlari kecil menuju mobil Jaka Tingkir, memilih buku, dan kembali ke lobi untuk menyesap lagi isi bukunya.

Waktu 30 menit berlalu begitu cepat, dan seluruh kelas pun menuntaskan gilirannya. Aba-aba dari teachers menjadi penanda agar mereka segera berbaris rapi di lobi sebelum berjalan kembali ke kelas.

Didampingi seorang guru, siswa tampak menyimak dengan serius isi bukunya
Didampingi seorang guru, siswa tampak menyimak dengan serius isi bukunya (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Membuka Jendela, Mengintip Dunia 

Perpustakaan Keliling merupakan salah satu program yang inovatif untuk membangkitkan semangat literasi siswa. Memang, belum semua siswa bisa fokus pada buku dan bacaannya. Namun, perpustakaan keliling bisa menjadi ruang pertama yang menumbuhkan perasaan cinta terhadap buku dan ilmu pengetahuan.

Selain itu, kegiatan membaca juga menjelma menjadi sarana untuk belajar mengenai adab. Teachers senantiasa mengingatkan siswa untuk berhati-hati dalam memperlakukan buku serta duduk tenang dan sopan ketika beraktivitas.

Di GIS 3 Jogja, kami percaya dengan ungkapan, “Buku adalah jendela dunia”. Menanamkan rasa cinta terhadap jendela dunia tersebut menjadi satu upaya yang kami tempuh untuk mencetak generasi penerus yang cerdas dan berwawasan luas. []

Seorang siswa terlihat sedang menunjukkan isi bukunya kepada teman di sebelahnya
Seorang siswa terlihat sedang menunjukkan isi bukunya kepada teman di sebelahnya (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *