Yogyakarta – Pada hari Senin, 27 April 2026, ke-67 siswa Kindy-2 Global Islamic School 3 Yogyakarta (GIS 3 Jogja) mengunjungi Balai Teknik Sabo dalam rangka kegiatan Professional Visit.
Mengangkat tema “Smart Kids, Safe Environment: Future Eco Rangers”, kegiatan ini dilakukan dalam pos-pos profesi. Tak hanya mengenal dunia profesi, benih kepedulian siswa terhadap lingkungan pun mulai dipupuk.
Petualangan Kindy-2 Menjadi Ahli Sabo Cilik
Balai Teknik Sabo merupakan unit kerja di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum. Instansi ini memiliki tugas melaksanakan pengembangan, perekayasaan, penerapan teknologi, dan pelayanan teknis khusus dalam pengendalian bencana sedimen, banjir lahar, dan tanah longsor.

Semangat dan antusiasme siswa Kindy-2 mulai terasa sejak bus yang mereka tumpangi memasuki area Balai Teknik Sabo yang terletak tidak jauh dari sekolah. Setelah bus berhenti sempurna, siswa turun satu per satu dengan tertib dan segera berbaris sesuai kelasnya.
Mereka berjalan mengular memasuki sebuah ruangan besar. Di sana, beberapa pekerja Balai Teknik Sabo telah menanti kehadiran mereka dengan senyuman hangat. Dengan ramah, mereka menyapa dan membimbing para siswa.
Siswa diajak mengenal sabo dam melalui pembelajaran yang interaktif dan aplikatif. Secara partisipatif, siswa dilibatkan dalam interaksi, sehingga keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan komunikasi siswa meningkat.

Melalui alat simulasi khusus, siswa diperlihatkan cara kerja sabo dam secara langsung, termasuk saat terjadi aliran lahar dingin. Pengalaman visual ini membantu mereka memahami konsep kebencanaan dengan lebih konkret.
Bermacam rupa bencana alam, seperti banjir, longsor, gempa bumi, dan gunung meletus juga diperkenalkan kepada siswa dengan cara yang menyenangkan, sekaligus dibekali pengetahuan tentang penanganan yang tepat saat bencana tersebut melanda.
Masih dalam barisannya, siswa duduk rapi dan tertib, memerhatikan setiap kalimat eksplanasi yang disampaikan kepada mereka. Sejumlah siswa segera mengangkat tangan dengan antusias saat pertanyaan interaktif diajukan.

Kegiatan Professional Visit di Balai Teknik Sabo hari itu ditutup dengan simulasi hujan. Jas hujan warna-warni tampak sudah membalut tubuh-tubuh kecil itu. Suara tawa terdengar dari sana sini, mencerminkan keriangan mereka kala bersentuhan dengan air.
Menanam Benih Karakter di Luar Dinding Kelas
Pembelajaran di luar kelas mendukung siswa untuk tumbuh sebagai individu yang lebih peka, peduli, dan paham dengan lingkungan. Ada berbagai hal yang akan dijumpai siswa di luar kelasnya yang kemudian menghadirkan tanya dalam kepala. Harapannya, mereka akan menjadi sosok yang selalu haus pengetahuan dan wawasan baru.
Di samping aspek akademik, pembelajaran di luar kelas juga mendukung siswa untuk mengembangkan karakter mereka. Interaksi dengan lingkungan sosial yang luas memberi mereka kesempatan untuk menjadi lebih berani, disiplin, dan bertanggung jawab.

Sebagai lembaga pendidikan, PG-K GIS 3 Jogja berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Setiap proses pembelajaran dirancang tidak hanya untuk membekali pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai positif. []
Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

