Yogyakarta – Suara riang anak-anak terdengar dari seluruh penjuru Lapangan Plaza SMA Global Darussalam Academy (GDA) pada hari Sabtu, 26 September 2026. Suasana ceria melingkupi sekolah yang terletak di kaki Gunung Merapi itu.
Pagi itu, anak-anak Playgroup-Kindergarten Global Islamic School 3 Yogyakarta (PG-K GIS 3 Jogja) datang ke SMA GDA bersama orang tuanya untuk mengikuti kegiatan Family Day, sebuah agenda tahunan yang diselenggarakan oleh PG-K.
Sesuai namanya, Family Day adalah kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka penguatan hubungan antara anak dan orang tua. Sejumlah permainan edukatif dirancang demi memperkuat koordinasi dan ikatan emosional kedua belah pihak.

Tahun ini, Family Day mengusung tema yang menarik dan memancarkan kesan hangat, yakni GIS Land Festival: “Sweet Memories and Happy Family”. Lewat tema itu, PG-K ingin mengajak anak-anak dan orang tuanya untuk bersenang-senang bersama dan menciptakan memori indah.
Memori yang Indah: Menjalin Kebersamaan melalui Permainan dan Penampilan
Sekitar pukul 07.30 WIB, anak-anak dan orang tua mulai berdatangan dan langsung melakukan registrasi. Acara kemudian dibuka dengan bear witness, nyanyian lagu “Indonesia Raya” dan “Mars GIS”, serta sambutan dari direktur, kepala sekolah, dan perwakilan orang tua.
Suasana sudah begitu hidup sejak awal, saat seluruh keluarga yang hadir melakukan flashmob atau penampilan singkat secara massal. Anak-anak dan orang tua kompak menggerakkan badan mengikuti gerakan para guru di depan.

Hamster Wheel Challenge kian memeriahkan sekaligus mempererat kebersamaan keluarga. Para ayah tampak sibuk menggabungkan lembaran-lembaran koran hingga membentuk “roda”, sedangkan sang ibu dan anak fokus berjalan di dalam “roda” itu sampai garis finish.
Di game kedua, Family Footstep Relay, kekompakan keluarga kembali diuji. Mereka harus melangkah bersama menuju keluarga berikutnya dengan posisi yang cukup unik: masing-masing kaki anak harus ditumpangkan ke kaki orang tuanya. Langkah yang tertatih-tatih justru menjadi bukti perjuangan mereka untuk mencapai titik akhir.
Keseruan belum berhenti di situ. Dengan ragam dan warna-warni kostumnya, anak-anak dan orang tua menyajikan performance yang menghibur. Mulai dari menyanyi sampai menari, anak-anak dilatih untuk menjadi berani dan percaya diri saat harus tampil di hadapan publik.

Keluarga yang Bahagia: Akhir dari Perjuangan Hari ini
Hari beranjak siang siang. Tidak terasa, kebersamaan mereka di sekolah yang terletak di kaki Gunung Merapi itu sudah hampir berakhir. Seluruh lomba dan performance sukses terlaksana, seluruhnya berlangsung dengan amat menyenangkan.
Kini, tiba waktunya pembagian doorprize dan pengumuman pemenang. Selain pemenang dari kedua lomba dan performance, ada juga hadiah untuk keluarga yang datang paling pagi, paling heboh, dan paling kompak.
Semua orang berdebar-debar menantikan nama yang akan disebutkan oleh MC. Tepuk tangan dan sorak-sorai menggema saat satu per satu nama lolos sebagai pemenang. Meski sederhana, hadiah ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus terima kasih untuk keluarga yang sudah meluangkan waktu untuk hadir di kegiatan ini.

Kehangatan dari Kisah yang Dibawa Pulang
Sebagai sosok paling dekat, orang tua punya peran yang begitu penting dalam tumbuh kembang anak. Maka dari itu, harmoni keduanya sangat diperlukan supaya anak bisa menjadi pribadi yang percaya diri dan memeluk erat nilai-nilai positif hasil didikan orang tuanya.
PG-K GIS 3 Jogja menghadirkan kesempatan bagi anak dan orang tua untuk merajut kebersamaan lewat cara yang seru. Bukan hanya bersenang-senang, keduanya berbagi canda tawa dan kasih sayang yang mempererat jalinan kekeluargaan mereka. Harapannya, dari sini, bisa dipahami kalau keluarga adalah lingkungan terpenting untuk anak.
Kira-kira pukul 11.20 WIB, seluruh rangkaian kegiatan sudah sampai di penghujung. Tiba waktunya untuk pulang ke rumah masing-masing. Senyum manis tersungging di wajah-wajah yang siang itu pulang dengan kebahagiaan dalam hati. []
Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

