Beyond the Fork and Spoon: A Sweet and Heartwarming Table Manner Lesson at GIS 3 Jogja

Yogyakarta – Pada hari Kamis, 21 Mei 2026, siswa grade Kindy-2 Playgroup-Kindergarten Global Islamic School 3 Yogyakarta (PG-K GIS 3 Jogja) belajar tentang table manner atau etika makan saat perjamuan. Kegiatan pembelajaran ini dimulai pukul 09.30 WIB di ruang kelas masing-masing.

Di dalam kelas, mangkuk-mangkuk berisi semangka, melon, dan buah naga segar serta keju parut dan susu kental manis ditata rapi di atas salah satu meja. Sebagai bahan pembelajaran table manner, siswa akan meracik sendiri isi mangkuk salad mereka.

Namun, sebelum mulai meracik, teachers terlebih dulu menjelaskan mengenai tata cara penggunaan napkin atau serbet. Di hadapan para siswa, teacher menunjukkan di mana harus meletakkan dan memakainya dengan baik dan benar.

Setelah seluruh penjelasan diberikan, siswa diberi kesempatan untuk meracik sendiri saladnya secara bergantian. Selain mengajarkan siswa untuk sabar menunggu dan disiplin dalam mengantre, Proses ini juga mengajak mereka untuk belajar merasa “cukup” dengan mengambil setiap komponen salad sesuai porsinya.

Sementara itu, di meja-meja siswa, sudah disiapkan sendok, garpu, tisu, dan selembar napkin. Siswa yang sudah selesai dengan racikan saladnya segera kembali ke tempat duduknya dan meletakkan mangkuk salad di tengah tisu, seperti yang diajarkan teacher.

Doa sebelum makan dilantunkan bersama-sama ketika seluruh siswa sudah kembali menduduki kursinya. Momen berdoa ini menjadi pengingat untuk selalu mensyukuri nikmat makanan yang telah Allah limpahkan.

Musik bernada lembut ala restoran mengalun di dalam kelas, menjadi teman belajar siswa pagi itu. Alunan itu membantu menciptakan suasana yang lebih tenang dan nyaman selama kegiatan berlangsung.

Ms. Erza, teacher grade Kindy-2, sedang memberikan penjelasan mengenai praktik table manner
Ms. Erza, teacher grade Kindy-2, sedang memberikan penjelasan mengenai praktik table manner (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Tak lupa, teachers juga menjelaskan cara menggunakan garpu dan sendok dengan benar, mulai dari tangan yang digunakan untuk memegang alat makan hingga cara menahan mangkuk agar tidak bergeser saat digunakan.

Siswa pun mulai menyantap salad di hadapannya sembari mempraktikkan table manner yang baru saja diajarkan. Dengan hati-hati dan terampil, mereka menaruh napkin di pangkuan serta menggunakan garpu dan sendok sesuai arahan teachers.

Atensi penuh diberikan oleh teachers kepada setiap siswa. Ketika ada siswa yang terlihat kesulitan, teachers akan segera menghampiri dan memberi bimbingan. Kesulitan yang mereka hadapi justru menjadi pertanda bahwa mereka sedang dalam tahap belajar.

Selama pembelajaran berlangsung, teachers juga mengingatkan berbagai etika makan, seperti membawa sendok mendekati mulut, tidak berbicara saat makan, menggunakan tangan kanan, serta membersihkan mulut dengan cara menepuk perlahan.

Pembelajaran table manner berakhir pada pukul 10.00 WIB. Setelah selesai makan, satu per satu siswa merapikan alat makan yang telah digunakan, lalu mengambil snack yang dibawa untuk sesi snack time.

Membentuk Karakter Siswa melalui Meja Makan

Pembelajaran table manner lebih dari sekadar belajar soal etika makan dan cara menggunakan alat makan, tetapi juga bentuk penanaman karakter dan nilai-nilai positif dalam diri siswa, seperti berlatih sabar, hati-hati, dan sopan.

Melalui pembelajaran sederhana seperti ini, Global Islamic School 3 Yogyakarta terus berkomitmen membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter baik dalam kehidupan sehari-hari. []

Siswa duduk dalam kelompok kecil dan siap mempraktikkan table manner dengan salad buah di hadapannya
Siswa duduk dalam kelompok kecil dan siap mempraktikkan table manner dengan salad buah di hadapannya (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

 

Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *